• #buibuksocmed’s Money Talk and Garage Sale


    H-1 “Money Talk and Garage Sale” with #buibuksocmed

    Di event kedua kita kali ini ada yang beda loh. Akan ada interactive talkshow tentang pentingnya kesadaran finansial bagi wanita yang disampaikan Janus Indonesia. Yang tidak kalah menarik, ada garage sale barang-barang kece starts from 25K! Yeay!

    FREE ENTRY!

    Jadilah 100 orang pertama yang beruntung bisa ikutan seminar bareng kita, dapet goodie bags menarik dan lunch. Daftar di bit.ly/buibuksocmedform dan tunggu email konfirmasi dari kami ya. Pendaftaran ditutup jam 17.00 hari ini

    Sabtu, 29 April 2017
    10.00 – 17.00 WIB
    Gedung Bursa Efek Indonesia (IDX), Jakarta Selatan

    Save the date ya, buibuk. See you there! #WanitaMelangkah

    P.S.

    – Ada giveaway menarik yang bisa kamu dapetin juga loh. Cek timeline twitter @buibuksocmed yuk!

    – Dresscode: Rapi, Sopan dan Nyaman

    Love, #buibuksocmed

  • ‘Sour Grapes’ (2016)

    http://www.vanityfair.com/culture/2012/07/wine-fraud-rudy-kurniawan-vintage-burgundies

    Currently watching on Netflix. ‘Sour Grapes’ (2016)

    (Post di Path malah itu app crash — udah kejadian beberapa kali. Yowes lah, memang sudah musti mengaktifkan blog kembali yekan?)

  • Leap 1. The World of Changing Sensations

    Saya memutuskan untuk nulis perkembangan Rey bukan per bulan, tapi per-leap (lompatan).

    Lompatan? Lompatan apaan Kap?

    Jadi ada fase dalam tumbuh kembang anak dari usia 0-2 tahun yang menandakan perkembangan mental (dan kadang fisik) dia. Fase ini bisa dibilang “anak mau pinter.” Buat orang Indonesia, kadang kalo anak sumeng/demam ringan kan orang tua suka bilang ya, “wah, mau pinter tuuh…” Tanda-tandanya emang kaya gitu. Kadang sumeng, rewel, sering menyusu, dan pengennya digendong/kontak fisik dengan orang tua/pengasuh terus.

    Istilah enggres untuk fase ini adalah wonder weeks. Nah, kalo udah masuk fase ini ya siap-siap deh anak rewel.

    Saya sendiri menyiapkan diri saya melalui app The Wonder Weeks. Saya tau soal app ini dari Hafiz, dan pas itu saya sempet berpikir, “waah, Wira udah gede nih, huhu. Ga kepake deh…” Eh kok ya kepake juga di adeknya, hahaha.

    Yang ada simbol awan badai itu adalah fase “wonder weeks”, hahaha. Kok awan badai? Ya karena si anak lagi rewel, persis hujan badai. Kenapa rewel? Karena dunia sekitar si bayi berubah sangat drastis dan itu menakutkan buat si bayi. Jadi ya untuk mencari rasa aman dan nyaman, si bayi menempel terus ke orang tua ataupun pengasuhnya.

    BTW, buset dah itu dari minggu 14 sampe minggu 19 ujan badai muluk… *emak menyingsingkan lengan baju*

    Nah ya seperti yang bisa dilihat, Rey saat ini sedang rewel-rewelnya, huhu. Tadi pagi seharian sampe sore, aduh, bukan main rasanya. Biasanya Rey tidur jam 11 siang sampai jam 2 siang lalu tidur lagi jam 5 sore sampai jam 7 malam, ini blaaasss seharian nggak tidur. DAN NANGIS. Dari nangis “ehek ehek” sampe nangis menjerit keras, dijalanin semua. Digendong baru anteng, ditaro di tempat tidur? Woelah, jerit lagi. 

    Aduh, rasanya itu frustrasi. Capek fisik dan pikiran. Satu sisi ya saya mengerti kalo ini fase, satu sisi ya KOK GINI AMAT DAH JADI EMAK. Kaya gini ini lho yang tiap liat wajah bocah lagi tidur atau kalo lagi mood-nya bagus, rasanya sayaaaaang banget. Kalo lagi rewel? Sayang aja. Ahuehaheuaheuah.

    Untuk fase pertama ini, bisa dibilang lumayan drastis buat Rey. Terutamanya karena jarak pandang dia tiba-tiba meluas; dari 20-30 centimeter lalu *BLAR* meluas jadi 75 centimeter. Mungkin ibaratnya orang minusnya udah parah terus pake kacamata kali ya? Wow. Semua tampak cerah. Wow.

    Jadi ya… Bisa dibilang anaknya kaget mungkin (?) Mendadak dia liat dunia sekitar dia ternyata luas dan gede banget sedangkan dia ngangkat pantat aja belum bisa, jadi rada panik, “IBUK MANA IBUUUKKKKK!”

    Yaaa bocahnya panik, maknya ketempelan macem sapi perah yang ga bisa gerak ke mana-mana.

    Omong-omong soal rewel, nah ini ada lagi nih yang saya juga agak khawatir. Jadi di badan Rey sebelah kiri itu merah dan bruntusan. Takutnya ini ya keringet buntet/heat rash/prickly heat. Pertolongan pertama, saya pakein Bepanthen. Sorenya, Ari pulang kantor sekalian beli Calamine dan Sebamed.

    Saya sih berharapnya rewelnya ini cuma di fase aja, jadi jangan dobel-dobel sama ruam, huhuhu.

    Bismillah. Gusti Allah paringono kesabaran dan kekuatan. Amiin!

Nindya’s quick blurbs

  • Saw this site mentioned the other day on Slack: neocities.org.

    Scroll down and you will see “Featured Sites”. Never knew it brings back early 2000s, and it makes me so, so happy.

Latest snap