• Jogja dan Mbok-Mbok Penjual

     

    Kalo gw perhatiin ya, di Jogja itu banyaaaaaaaaaaak banget mbok-mbok penjual yang udah sepuh. Bener-bener udah ringkih dan berumur banget. Tapi tetep berjualan dan pembelinya juga udah lintas generasi gitu. Berjualannya selalu di tempat yang sama selama puluhan tahun.

    Mereka itu kaya tumbuh bersama Jogja. Tapi sementara Jogja tumbuh dengan wajah seperti anak muda (mall dan hotel banyak banget), mbok-mbok penjual ini kaya beneran mukanya Jogja — ngegambarin bahwa aslinya Jogja itu kota yang tua dan kuno, penuh sejarah dan cerita serta sebab jalan-jalan di kotanya itu kecil-kecil. Ya aslinya jalanan buat manusia dan kuda kok. Paling banter gerobak atau becak. Sotoynya gw ya, Jogja menolak tua, mbok-mbok ini menolak muda.

    Suka deh liatnya. Kaya ada sejarah yang bentuknya abstrak itu tampil di depan mata kita dalam bentuk manusia yang sudah berumur, berkerut, dan bungkuk, tapi dengan tenang dan sigap melayani pelanggannya yang sudah entah berapa generasi.

  • Guling bernama Spidol

    Wira : “Ini namanya Spidol.”

    Gw : “Huh? Guling, bukan?”

    Wira : “Bukan. Spidol.”

    Gw : “Oke. Bukan guling?”

    Wira : “Bukan.”

    Wira : “Spidolnya bisa terbang.”

    Gw : “… Jadi ini guling yang namanya Spidol dan bisa terbang?”

    Wira : “Iya bener.”

  • Eunoia

    This is pretty

  • Snow White

    White as Snow, Black as Ebony, and Red as Poisonous Apple (2015). I really like fairytales, and one of my favorites is Snow White for its many interpretations. I really like this idea of Snow as the baddie, you know? How Snow is actually a devil’s daughter, conceived by the late queen — desperate for child — she would do anything to have a child. The stepmother, however, realized who Snow is and tried with all her might to save the kingdom from their princess.

  • Portrait Practice (2015)

    Belajar menggambar portret wajah semi-realistis (?) dengan cat air. 

  • I rarely saved post drafts when writing a blog post because I usually able to ramble in a short period of time, until today, I decided to write about how I designed this blog (sidebar, cute background, pixel-thingy, and the likes.) Suffice to say, it’s, uh, long. My dormant Happiness Engineer-soul came back in full force, hahahah!

    I’m still working on it. Hopefully, I can publish it by this evening (Malaysia timezone).

Nindya. Kapkap. she/her. Indonesian in Malaysia. Millennial. Lo-fi. Animal Crossing: New Horizons. Murder mystery genre.

Currently feeling:

The current mood of retnonindya at www.imood.com

Part of blogroll.org

  • April in pictures
  • Red onions
  • Urban rainbow
  • “Abdijiwo” by Retno Widya
  • “The Maid” by Nita Prose
  • The Liebermann Papers on BBCPlayer