• Floria Expo, Putrajaya (30 Mei – 7 Juni 2015)

    Oke, hmmm, sebelumnya saya minta maaf dulu karena foto yang ada sedikit banget.

    Akhir minggu kemarin, Ari ngajak jalan-jalan ke Royal Floria Putrajaya. Royal Floria Putrajaya ini acara tahunan (?) Putrajaya, Malaysia yang berupa pameran tanaman dan taman. Untuk saya, acara ini agak ambisius juga karena mendatangkan tanaman-tanaman khusus musim dingin ? Kebayang Malaysia panasnya kaya apa padahal tanaman-tanaman ini butuh suhu yang dingin. Tapi ya kalo emang niat ya niat lah ya, hahaha. Beneran didatengin (katanya) dari Jepang.

    Rasa-rasanya banyak banget keriaan dan festival di Malaysia tahun ini. Rasa-rasanya emang sejalan dengan motto Malaysia tahun 2015 ini: The Year of Festival. Jadi lah satu negara ini heboh bikin keriaan. Dari yang bersifat religius, kebudayaan, sampe apapun. Hot air balloon lah, bunga dan tanaman lah. Seru luar biasa ?

    Kami ke sana jam 8 malam. Lho kok malam hari? Iya, acaranya itu seharian penuh, dan kalo akhir pekan buka sampe tengah malem. Awalnya kita mikir, “kalo malem kan udah ga panas tuh, terus ga terlalu rame kali yeee…”

    TERNYATA KITA SALAH, SODARA-SODARA.

    Ga panas sih iya. Namanya juga udah malem, dan lokasi Anjung Flora itu sebelah danau/tasik, jadi udaranya lumayan sejuk.

    Tapi untuk jumlah pengunjung… Ya mungkin pada berpikiran yang sama plus malam Minggu? ? Jadi waktu mau masuk beli tiket itu sempet bingung, “eh ini belinya gimana sih? Mana tempat jualan tiketnya?” lalu “EINI TICKET BOX-NYA– ohmaygod, antri rupanya yaaaaaaa.” Antriannya lumayan panjang, tapi cepet sih. Ga lama banget juga nunggunya, maksimum 20 menit lah, hohoh. Plus panitianya lumayan sigap dengan ngebuka satu kounter lagi, ihiy. Mari budayakan antri!

    Pas masuk ke dalam, wow menakjubkaaaaan~

    Asli keren dengan hiasan kain-kain yang dibentang warna-warni pelangi plus lampu-lampunya ? Sesuai dengan tagline tahun ini: The Tapestry of Hues. Anyaman warna-warni.

    Di dalam, pameran ini terbagi menjadi beberapa area. Area jual tanaman, arts and crafts, pertunjukan musik dan DJ, taman internasional, dan tentu aja bagian makanan, ihihi. Plus ga ketinggalan wisata menaiki kapal pesiar mengelilingi danau Putrajaya DAN HOT AIR BALLOON *histeris*

    DSC_0006
    DSC_0007
    DSC_0008

    BANYAK BANGET tanaman-tanaman yang cantik-cantik dan keren-keren. Dari tanaman hias, kaktus, sampe bumbu dapur. Saya yang panik. Pengen beli semua SOALNYA HARGANYA MURAH-MURAH GIMANA DONG. Tapi saya nggak beli; soalnya kalo dipikir-pikir, posisi apartemen kami kurang ciamik untuk tanaman. Apartemen kami baru mendapatkan sinar matahari langsung di siang hari dan sore hari. Itu juga panasnya amit-amit. Udah beberapa kali saya nyoba nanam basil dan oregano yang berujung tewas secara mengenaskan ? Jelas saya butuh masukan dan wejangan dari ahli tanaman; jadi kalo ada yang tau tanaman apa yang cocok dengan minim sinar matahari dan (kalo bisa) ga perlu banyak air, mohon diinfokan ? (lama-lama nanam jamur aja kali ya…)

    Nah, kan tadi saya bilang di awal ya kalo foto-foto yang ada itu sedikit banget. Jadi penyebab utamanya adalah kami udah kemalaman dan udah pada cape (plus masuk angin *faktor umur*) jadi kami ga bisa lama-lama di acara Floria. Agak sedih karena sebenernya masih pengen lebih lama lagi. Kalo datang lagi pas akhir minggu ini sepertinya nggak bisa karena Ari ada dinas ?

    Semoga aja tahun depan masih ada rejeki untuk datang ke Floria Expo 2016 ?

     

  • Playing God

    So I had this question for my friends (or anyone who care to listen, anyway).

    “Why does it feel addictive to create new blog? I’m talking about making new blog, looking at that “Hello, world!” WP-generated post — not typing new blog entries.”

    My friend responded with, “because human’s creativity is unlimited.”

    We are blessed with our ability to create; and for some, creating new things can be somewhat… Addictive. It’s like playing God, you know ? You have new “creations” and it feels like you give life to them.

    Speaking of playing God, I remember this iOS app called GodFinger — so we play as a, obviously, God and we can give some kind of blessings or curses to our minions. It might be not far from the truth that one time I played it while laughing maniacally.

    Now I wish I had the same addiction on maintaining my current blog (hint: THIS blog) Hmmm.

  • Yuka Kinoshita

    Yuka Kinoshita adalah salah satu competitive eater dari Jepang dan spesialisasi dia adalah, tentu aja, makan.

Nindya’s quick blurbs

  • A month too late, but I just stumbled upon IKEA France’s Tiktok video, hinting a possible collab with Animal Crossing. Unfortunately, no further information about this other than IGN picked up this news when the video was posted.

Latest snap