• Fee Fi Fo Fum (2015)

    ‘Fee Fi Fo Fum’ (2015)

    Fee-fi-fo-fum,
    I smell the blood of an Englishman,
    Be he alive, or be he dead
    I’ll grind his bones to make my bread

    Monochromatic study. Watercolors.

  • Red Hood (2015)

    ‘Red Hood’ (October 2015)

    Monochromatic study. Watercolors.

  • I Decided to Discontinue My Inktober

    Uh, so… Most of you here might have seen my Inktober’s submissions slowing down even up to a halt.

    Yeah, I decided to discontinue it. I turned my focus on watercolors study instead. I might doing Inktober wrong because I keep doing the same thing over and over again. I don’t feel myself getting better in inking and coloring, and I really want to improve myself — and one of the ways is through watercolors. Watercolors is some kind of my Everest.

    However, I learned one thing from Inktober though. Strictly using one color — black — without any shading from markers. You can clearly see why I love ‘The Raven’ and ‘The Price’ pieces so much. I learned how to limit myself on one color only and express myself in unlimited ways.

    Here’s for my fellow friends still doing Inktober: Keep the good job. Hopefully I will re-join the Inktober forces again on 2016, Insha Allah.

  • (Yet another) #inktober updates!

    Udah beberapa hari ga ngeblog dan ga apdet gambar Inktober. What’s your excuse, Kap?

    Nganu.

    Baca komik.

    *dilempar meja*

    Iya, jadi baca ulang Sailor Moon di Mangafox, ahuahua. Terus ya lama-lama jadi baca yang lain. Rata-rata komik 90-an *generasi menolak… Tua* Ya gitu deh, namanya juga baca komik. Bablas kemana-mana.

    Okeh, apdet gambar Inktober berikut ini~

    #inktober2015

    Day 11. Dorian Gray (Oscar Wilde). Saya pernah nonton filmnya, ‘Dorian Gray’ (2009), dan itu… Shoujou-manga sekali, ahaha. Adegan yang saya nggak bisa lupa itu ketika Dorian lagi di pesta terus ada taburan kelopak mawar. Serasa baca komik banget ga sih, hahaha.

    #inktober2015

    Day 12. Sadako (The Ring). Berbeda banget sama gambar-gambar Inktober sebelumnya, gambar yang ini lebih ringan. Sebenernya karena kepala saya lagi kacau balau pas itu — gabungan suntuk, bosen, dan, er, takut gambar Sadako benerannya. Entah kenapa saya juga pengen gambar dua setan ndut yang salah satunya bawa keranjang apel. Beneran. Jangan tanya. Saya juga nggak tau.

    #inktober2015

    Day 13. The Cask of Amontillado (Edgar Allan Poe). NAH INI. Ini salah satu cerpen Poe favorit saya. Pertama kali saya baca pas SMP, saya lumayan tertarik dengan konsep membunuh yang super duper lama. Ya gimana, Montresor ngebunuh Fortunato dengan cara dibikin mabok dulu, dirantai ke dinding, lalu ngebangun dinding dari bawah ke atas buat mengurung Fortunato di gudang bawah tanah. NGEBANGUN TEMBOK LHO ITU. AS IN, BRICK BY BRICK. Mendingan nimpukin Fortunato pake batu bata aja sekalian biar cepet kalo saya mah.

    #inktober2015

    Day 14. The Price (Neil Gaiman). Ini karya horor brengsek yang bikin saya ketakutan malem-malem dan nggak berani tidur sendirian dengan lampu dimatikan (iya, efek baca Neil Gaiman itu biasanya kaya gitu ke saya…) Saking brengseknya saya benci setengah mati dan cinta setengah mati sama cerpen ini.

    #inktober2015

    Day 15. The Fall of the House of Usher (Edgar Allan Poe). Pendekatan gaya gambar yang sangat manga sekali, tapi saya cukup puas. Cukup dramatis dan yang gimanaaa gitu, hahaha.

  • #inktober updates!

    Kok rasanya malas ya update gambar-gambar Inktober saya di sini. Padahal tinggal copy-paste dari Flickr juga… (malas level akut). Tapi mumpung saya juga lagi di sini, nulis entri, sekalian aja saya tampilkan entri Inktober hari ke-8 sampai 10.

    #inktober2015

    #inktober2015 Day 8. Lady Macbeth (William Shakespeare). Lady Macbeth ini karakter favorit saya. Ambisius dan berdarah dingin, yang berujung gila karena ga kuat nahan perasaan bersalah.

    #inktober2015

    #inktober2015 Day 9. The Raven (Edgar Allan Poe). Bukan karya horor, tapi ya… Edgar Allan Poe gituloh. Dan di sini saya eksperimen gaya gambar yang cuma pake satu pen. Nggak pake shading segala macem. Dan ternyata cukup menyenangkan juga ya, nggak stres harus mikirin detail seperti apa, hahaha.

    #inktober2015

    #inktober2015 Day 10. Coraline (Neil Gaiman). Ini cerita horor yang horornya brengsek. Bukan horor yang ujug-ujug cilukbakekok bikin kaget, tapi cerita horor yang mendadak bikin kesadar lalu celingukan kanan kiri sendiri dan merinding sendiri. Creepy abis. Bikin jengkel. Abis baca ini, saya ketakutan tidur sendirian dengan lampu dimatiin selama seminggu — sampe suami kesel, hahaha.

  • I rarely saved post drafts when writing a blog post because I usually able to ramble in a short period of time, until today, I decided to write about how I designed this blog (sidebar, cute background, pixel-thingy, and the likes.) Suffice to say, it’s, uh, long. My dormant Happiness Engineer-soul came back in full force, hahahah!

    I’m still working on it. Hopefully, I can publish it by this evening (Malaysia timezone).

Nindya. Kapkap. she/her. Indonesian in Malaysia. Millennial. Lo-fi. Animal Crossing: New Horizons. Murder mystery genre.

Currently feeling:

The current mood of retnonindya at www.imood.com

Part of blogroll.org

  • April in pictures
  • Red onions
  • Urban rainbow
  • “Abdijiwo” by Retno Widya
  • “The Maid” by Nita Prose
  • The Liebermann Papers on BBCPlayer