• 2019

    Gw habis keliaran di archives blog gw, dan gw baru nyadar kalo terakhir gw nulis resolusi di blog itu tahun 2016. Tahun 2017 entah kenapa nggak nulis, tahun 2018 gw fokus ke kehamilan Rey (yang lahir tanggal 5 Januari.)

    Sekilas soal 2018

    Tahun 2018 itu menarik. Belajar mulai ngeblog lebih rutin, belajar untuk ga malu menjual kemampuan menggambar (walopun sekedar hobi, hahaha) dan (rencananya) mau lebih serius dan rajin lagi dalam menggambar, dan tentu saja, leap of faith.

    Tahun 2018 bisa dibilang banyak trigger positif buat gw; oke, soal positif ini sebenernya masih bisa didebat, tapi gw banyak berpikir ke, “OMG, gimana kalo…” yang bikin gw banyak mengambil keputusan. Pertama, iPad Pro. Alhamdulillah, kebeli itu iPad Pro dan itu bikin gw mikir, “LAH MASA GA KEPAKE? SAYANG DONG?” Makanya gw mau mulai aktif melatih kemampuan menggambar gw. Bahkan untuk Inktober 2018, walopun akhirnya ya ga komplit 30 hari juga, tapi bisa dibilang gw cukup puas dengan diri gw. Gw belajar untuk ga terlalu memaksakan diri gw dengan pola pikir negatif/membanding-bandingkan diri dengan orang lain.

    Kedua, skenario “kalo ada gimana-gimana, gimana?” Ini lah sebenernya yang bikin gw suka garuk-garuk tanah tiap ada debat soal Ibu rumah tangga v. Ibu bekerja. Belum lagi kalo udah ada ikut campur dari pihak lelaki (YANG ANEHNYA BELUM BERISTRI, BELUM BERANAK, MALAH KAYANYA BELUM PUNYA PACAR JUGA HHHHH) yang bilang, “sebaik-baiknya perempuan itu di rumah dan ga usah bekerja karena itu kodrat mereka!!111!!satusatu!!!1!”

    Gini deh. Gini. Kalo lu emang maunya istri lu mendekam di rumah, silakan. Kalo emang itu pilihan istri lu juga, silakan.

    Tapi lu juga musti memastikan kalo lu memenuhi SEMUA kebutuhan istri (dan anak) lu. Kalo istri lu minta tambahan uang belanja karena lu cuma ngasih seratus perak per minggu, lu dilarang protes. Kalo lu nganggep napa istri lu butek amat dan pengen dia tampil cantik, lu beliin deh noh bedak dan lipstik. Dilarang protes. “Aduh, ini pengeluaran gw semuanya buat istri nih?” IYA.

    GW PERNAH DI POSISI ITU, MEN. Makanya gw bisa ngomong gini. Gw pernah di posisi 100% ibu rumah tangga dengan pendapatan murni semua dari suami gw. Ari protes? Ya nggak. Dia udah tau resikonya kok.

    Makanya yang paling berisik ngojok-ngojok gw buat kerja itu… Ari.

    Yang paling berisik nyuruh gw mendekam di rumah dan ga ngapa-ngapain apalagi kerja? ORANG LAIN. Yang kenal gw aja nggak!

    Gw pengen bisa berdiri sendiri, berkarya, dan — sebisa mungkin — membantu. Ya membantu dalam segala hal. Membantu dalam pekerjaan, membantu orang lain, membantu keluarga gw, dan membantu diri sendiri.

    Resolusi 2019?

    Dibilangnya kan, “bikin resolusi kaya orang-orang,” hahaha. Ada yang menganggap resolusi ga perlu, ada yang menganggap resolusi itu penting, ada yang menganggap sinis. Ya masing-masing ada anggapannya.

    Gw pribadi menganggap resolusi itu penting — untuk diri gw sendiri. Jadi gw bisa tau apa yang menjadi tujuan dan gol gw. Eye on the prize, gitu lah.

    1. Bersenang-senang dan belajar lebih banyak lagi di Automattic! Karena ini menyangkut dapur kantor, jadi gw ga bakal ngomong banyak di sini. Yang jelas, gw pengen lebih jago lagi dalam CSS dan troubleshooting.
    2. Menyelesaikan satu buku dalam satu minggu, fiksi dan non-fiksi (jadi targetnya ya 52 buku ya?)
    3. Yoga mandiri setiap pagi sebelum beraktifitas. Ini sebenernya karena gw ada beberapa faktor dalam pekerjaan gw di Automattic nantinya. Gw musti bergerak dan memastikan badan gw sehat selalu. Selain yoga, sebenernya gw tertarik untuk bersepeda (santai) karena Ari udah ngebujukin gw, hahaha. Liat lah nanti gimana kalo untuk sepeda, soalnya butuh baju khusus.
    4. Mengurangi screen time di luar jam kerja. Bisa dipastikan gw bakal menghabiskan minimal 6 jam di depan layar komputer ketika gw mulai aktif bekerja. Karena udah 6 jam itu lah, gw pengen mengurangi waktu gw di depan peralatan elektronik (maksimal 1 jam per hari) dan memperbanyak waktu berinteraksi dengan anak-anak (terutama Rey; karena kendala dua bahasa sehari-hari, perbendaharaan kata dia yang diucapkan masih terbatas untuk usia anak dua tahun. Singkatnya, masih kurang cerewet dan kurang lancar ngomongnya), membaca buku, membaca buku untuk anak-anak, dan lebih banyak mendengarkan mereka.
    5. Lebih sering berkomunikasi dengan keluarga besar. Oke, kalo yang ini emang mungkin kurang populer dengan kebanyakan dari kita ya, soalnya sering yang ada itu keluarga besar banyakan rese, hahaha. Tapi dari mudik kemarin, gw ketemu sama tante gw dan nginep di rumahnya. Ngobrol banyak, cekakakan, cerita-cerita dengan sepupu-sepupu gw, dan gw ngerasa bahwa, ya orang-orang seperti ini lah yang memang gw inginkan ada untuk di hidup gw. Yang memang gw inginkan untuk gw ada di hidup mereka. Selama ini mereka selalu mengundang gw dengan tangan terbuka; saatnya gw untuk ga nutup diri dan membuka diri gw juga ke mereka. Lagian, ga semua anggota keluarga itu rese kan, hahaha.

    Bismillahirrahmanirrahim. Untuk 2019 yang lebih baik.

  • ‘Catching the Sun’ — Spyro Gyra

  • Graced by Neil

    The must-post picture for every new year.

  • Happy holidays!

    Damai di hati, damai di bumi!

  • Happiness Engineer

    GW DITERIMA DI AUTOMATTIC!

    Jadi musti mulai dari mana ini, hahahaha. Cerita dari… Trial! Oke, cerita dari ketika gw mulai Trial A8C!

    Terus gw bingung mulai dari mana.

    Asli, tim Human Resources juga nanya hal yang sama ke gw kan, “what do you think about your trial so far?” Terus gw bingung jawabnya. Bukan apa-apa; pengalaman A8C Trial itu luar biasa. Bahkan “luar biasa” aja gw rasa belum bisa menggambarkan semua hal yang gw rasain pas itu. Campur aduk. Seru, heboh, capek, belajar BANYAK BANGET, ketawa, hampir nangis, ketawa lagi, gegilaan bareng. Ampun deh semua hal jadi satu, hahaha. Ini tulisan juga gw pecah jadi beberapa halaman ya, soalnya BANYAK BANGET.

    Jadi trial itu dimulai tanggal 12 November kan. Nah, pas itu nggak yang langsung plung ketemu user segala macem oh tidaaaaak. Jadi sehari sebelum (?) trial, kami para HE Trial masuk ke grup Trial di Slack. Berkenalan, ngobrol sedikit, dan cerita sedikit soal latar belakang kami. Little did we know, this Trial cohort fast becoming a whole team altogether — filled with dancing dino emoji and ? emoji. Besoknya, kami memulai trial. Tiga hari pertama di fase trial, disebut sebagai Training Chaos.

    Welcome to the Chaos

    Beneran. Nggak main-main. Itu judul pertama yang kami baca ketika kami buka dokumen trial. 

    Automattic adalah perusahaan yang para stafnya tersebar di seluruh penjuru dunia (kecuali kutub, mungkin?) — istilahnya, distributed company. Karena sifatnya seperti itu, yang namanya pembagian pengetahuan dan komunikasi itu SANGAT PENTING. Bahkan di salah satu kredo perusahaan juga ditetapkan secara eksplisit: Communication is Oxygen. Kalo lu ada ide, bilang. Kalo lu melakukan kesalahan, ngomong aja. Hafiz sempet berkomentar, “lebih baik lu over-komunikasi ketimbang diem aja dan bikin orang lain musti nebak-nebak dan bingung maksud lu apa.” 

    Nah, jadi yang namanya informasi di perusahaan itu segabrek jumlahnya. Apa yang kami pelajari saat Training Chaos itu kayanya baru… 10%? 20%? Dari total informasi yang ada. Dan informasi itu akan berkembang dan berganti terus. Ini terbukti banget ketika kami Training Chaos, ada sistem yang menyatakan lu harus klik ini dulu, lalu klik anu. Nah, ketika kami jreng mulai nih masuk ke sistem, ternyata sistem yang kami pelajarin barusaaaan aja ganti dan ga kepake. 

    Selama tiga hari kami belajar “sekilas” soal Automattic dan bagaimana sistem serta pekerjaan Tech Support para Happiness Engineer sebenernya. Semua hal dibahas; dari yang teknikal banget (memahami domain dan sebagainya) sampe yang sangat “manusia” (live chat). Di Training Chaos juga kami dikasih pemahaman mengenai Automattic Creed.

    I will never stop learning. I won’t just work on things that are assigned to me. I know there’s no such thing as a status quo. I will build our business sustainably through passionate and loyal customers. I will never pass up an opportunity to help out a colleague, and I’ll remember the days before I knew everything. I am more motivated by impact than money, and I know that Open Source is one of the most powerful ideas of our generation. I will communicate as much as possible, because it’s the oxygen of a distributed company. I am in a marathon, not a sprint, and no matter how far away the goal is, the only way to get there is by putting one foot in front of another every day. Given time, there is no problem that’s insurmountable.

    Kredo pertama: I will never stop learning; itu luar biasa penting di dalam Automattic. Kenapa? Karena budaya perusahaan yang cepet banget berubah. Beneran lho; konsep minggu lalu bisa banget berubah di konsep minggu ini. Sistem yang udah ada bisa banget ganti dalam hitungan hari. Gw trial ini 5 minggu; dan dalam 5 minggu itu udah ada upgrade WordPress 5.0, Gutenberg/New Block editor, dan Early Renewal Campaign. Itu baru yang dilihat publik/user-facing? Bagian dapur? HEBOH. Tau rame-rame Tumblr yang mengimplementasikan Terms of Service (ToS) yang baru di tanggal 17 Desember 2018? Jadi intinya semua konten pornografi akan ditandai — dan saat itu (November 2018), berita yang tersebar di para pengguna Tumblr adalah: konten berbau pornografi akan di-ban dan dihapus (sampe akhirnya pihak Tumblr Staff mengklarifikasi dan memberitahukan bahwa konten pornografi hanya akan disembunyikan/hidden dan hanya bisa dilihat oleh si pemilik Tumblr blog itu sendiri.) ITU RAME BANGET. Mendadak ada influks migrasi Tumblr ke WordPress sampe server penuh. Tim Happiness Engineer yang megang WordPress Forum sampe turun tangan semua untuk ngejawabin topik di forum — dan beberapa temen gw sesama HE Trial ikut bantuin jawab. 

    Pages: 1 2 3

  • I rarely saved post drafts when writing a blog post because I usually able to ramble in a short period of time, until today, I decided to write about how I designed this blog (sidebar, cute background, pixel-thingy, and the likes.) Suffice to say, it’s, uh, long. My dormant Happiness Engineer-soul came back in full force, hahahah!

    I’m still working on it. Hopefully, I can publish it by this evening (Malaysia timezone).

Nindya. Kapkap. she/her. Indonesian in Malaysia. Millennial. Lo-fi. Animal Crossing: New Horizons. Murder mystery genre.

Currently feeling:

The current mood of retnonindya at www.imood.com

Part of blogroll.org

  • April in pictures
  • Red onions
  • Urban rainbow
  • “Abdijiwo” by Retno Widya
  • “The Maid” by Nita Prose
  • The Liebermann Papers on BBCPlayer