Jujur ya, kalo orang nanya ke saya, “wah, udah hamil berapa bulan nih?” Saya suka bingung jawabnya gimana.

Pertama, saya terbiasa dengan hitungan minggu. Usia kehamilan minggu ke-27, minggu ke-29, dan seterusnya.

Kedua, pregnancy brain. Otak saya langsung ga sinkron gimana itu ngebagi 28 minggu jadi itungan bulan. Dibagi empat? Tapi ada bulan yang lima minggu jeh *dibikin ruwet sendiri*

Nah, Insya Allah ini saya sudah kehamilan minggu ke-29 dan kalo dalam itungan bulan itu artinya udah 7 bulan kan ya (?)

Biasanya, kalo usia kandungan udah 7 bulan, ada acara Nujuh Bulanan (Jawa) atau baby shower. Tujuannya itu mendoakan kehamilan yang sehat dan lancar hingga hari lahir. Saya sendiri sering denger opini yang kontradiktif soal trimester akhir ini. Ada yang bilang makin rawan, ada yang bilang “sante wae lah” — jadi apakah makin rawan atau nggak, saya nggak tau, hahaha.

Tapi memang tendangan dan gerakan si bayi makin kerasa — dan kadang udah bisa keliatan pola kegiatan si bayi. Alhamdulillah sejauh ini adek ikut tidur kalo malam hari, jadi saya juga bisa tidur. Paling kebangun jam 3-4 pagi untuk ke toilet.

Gerakan-gerakan si adek di perut juga jelas mempengaruhi pola buang air saya, hahaha. Ini salah satu ciri khas kehamilan yang biasanya jarang disebut-sebut oleh ibu hamil: Sering pipis. Dan sering pipisnya itu kadang bener-bener ga bisa ditolong. Kasarnya, ngedip aja pipis. Jadi kebayang ibu hamil sakit batuk pilek atau bersin? Iya. Bisa sprint menuju toilet ngalah-ngalahin Usain Bolt.

Masuk trimester akhir juga ditandai dengan rasa nyeri di selangkangan. Malah kadang untuk ibu baru bisa bikin kekhawatiran, “HADUH ANAK GW JANGAN-JANGAN MAU LAHIR NIH!” atau “… ini kontraksi ya?”

Apakah kontraksi itu sakit?

Errrr, nggak juga sebenernya.

Tapi pegelBanget.

Kontraksi itu rasanya punggung pegal seperti saat mau menstruasi atau sedang menstruasi, tapi kalikan rasa pegal itu sepuluh kali lipat. Prinsip saya: Kalo udah ada keinginan nyaris tak terbendung untuk gebukin suami, nah itu kontraksi #ehgimana

Jadi dibilang sakit sih bukan sakit ya… Tapi menyebalkan. SEBEEEEL BANGET. Dan itu yang bikin emosi jiwa. Tiba-tiba punggung cenut-cenut ilang timbul tiap lima menit sampe jalan aja susah, apa ga pengen marahin orang-orang sak dunia itu.

Pro tip: Ketika istri sedang kontraksi, sebaiknya suami menghindari pertanyaan atau pernyataan “minta digampar” seperti “sakit ya Sayang?” atau “EH AKU ADA CERITA LUCU!

Jadi kalo baru selangkangan yang sakit, Insya Allah itu bukan kontraksi. Memang janin sedang menekan bagian bawah perut (dan bayi kadang suka jadiin kandung kemih ibunya sebagai bola sepak emang…) atau mungkin si ibu habis beraktivitas cukup melelahkan sehingga otot perut terasa kencang (dan Insya Allah si adek baik-baik aja kok kalo begitu. Kecuali kalo sakitnya bener-bener mengganggu dan lama. Bisa hubungi dokter.) Kalo udah begitu, saya cuma bisa rebahan.

Usia kandungan tujuh bulan ini, kondisi adek Insya Allah sehat-sehat saja. Waktu usia kandungan saya masih minggu ke-23/24, saya menjalani scan USG untuk cek anatomi si adek. Teknisi USG (beliau juga seorang dokter) menyatakan bahwa adek sehat-sehat saja, sampai dia berkata, “I have to tell you this because I saw it during the scan. Your baby has choroid plexus cyst.

“… A– WHAT?

Choroid plexus cyst. It’s pretty normal, though. It happens during week 20-24 pregnancy. It usually goes away after week 24. It’s not harmful to the baby–

“…”

It’s not harmful to the baby. IT’S NOT HARMFUL TO THE BABY.”

Iya, sampe tiga kali diucapin karena dokternya ngeliat muka ibu hamil ini udah paranoid luar biasa.

Dokternya narik nafas lalu ngelanjutin, “please don’t Google it.”

Yang tentu saja langsung saya Google begitu pulang #bandel

Ya memang Alhamdulillah nggak berbahaya sih, hahaha. Terakhir USG oleh obgyn saya, kistanya dinyatakan sudah hilang. Horeee, Alhamdulillah.

Mohon doa restunya ya semua. Anak rantau di sini nggak ngadain acara Nujuh Bulanan apalagi baby shower, hahaha. Waktu hamil Wira juga rasanya saya nggak bikin acara Nujuh Bulanan. Saya cuma bisa minta doa restu dari temen-temen semua, mohon doanya semoga kami semua dalam keadaan sehat walafiat dan baik-baik saja. Insya Allah doa yang baik juga kembali ke pengucap doa dan kita semua sehat walafiat dan selalu diberkahi Tuhan. Amiiin.

Sehat-sehat ya adek sayang.

 

2 responses to “#catatanemak: Insya Allah 7 Bulan”

  1. hi sis. my baby is detected to have the same cyst. how are your baby now? is everything ok?

    Like

    1. Hi Aida. Apparently the cyst is considered normal (normally happened during pregnancy) and it goes away on its own 😊 My baby is healthy and fine now.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: