
Damai di hati, damai di bumi!
not a food blog


Damai di hati, damai di bumi!
GW DITERIMA DI AUTOMATTIC!
Jadi musti mulai dari mana ini, hahahaha. Cerita dari… Trial! Oke, cerita dari ketika gw mulai Trial A8C!
Terus gw bingung mulai dari mana.
Asli, tim Human Resources juga nanya hal yang sama ke gw kan, “what do you think about your trial so far?” Terus gw bingung jawabnya. Bukan apa-apa; pengalaman A8C Trial itu luar biasa. Bahkan “luar biasa” aja gw rasa belum bisa menggambarkan semua hal yang gw rasain pas itu. Campur aduk. Seru, heboh, capek, belajar BANYAK BANGET, ketawa, hampir nangis, ketawa lagi, gegilaan bareng. Ampun deh semua hal jadi satu, hahaha. Ini tulisan juga gw pecah jadi beberapa halaman ya, soalnya BANYAK BANGET.
Jadi trial itu dimulai tanggal 12 November kan. Nah, pas itu nggak yang langsung plung ketemu user segala macem oh tidaaaaak. Jadi sehari sebelum (?) trial, kami para HE Trial masuk ke grup Trial di Slack. Berkenalan, ngobrol sedikit, dan cerita sedikit soal latar belakang kami. Little did we know, this Trial cohort fast becoming a whole team altogether — filled with dancing dino emoji and ? emoji. Besoknya, kami memulai trial. Tiga hari pertama di fase trial, disebut sebagai Training Chaos.
Beneran. Nggak main-main. Itu judul pertama yang kami baca ketika kami buka dokumen trial.
Automattic adalah perusahaan yang para stafnya tersebar di seluruh penjuru dunia (kecuali kutub, mungkin?) — istilahnya, distributed company. Karena sifatnya seperti itu, yang namanya pembagian pengetahuan dan komunikasi itu SANGAT PENTING. Bahkan di salah satu kredo perusahaan juga ditetapkan secara eksplisit: Communication is Oxygen. Kalo lu ada ide, bilang. Kalo lu melakukan kesalahan, ngomong aja. Hafiz sempet berkomentar, “lebih baik lu over-komunikasi ketimbang diem aja dan bikin orang lain musti nebak-nebak dan bingung maksud lu apa.”
Nah, jadi yang namanya informasi di perusahaan itu segabrek jumlahnya. Apa yang kami pelajari saat Training Chaos itu kayanya baru… 10%? 20%? Dari total informasi yang ada. Dan informasi itu akan berkembang dan berganti terus. Ini terbukti banget ketika kami Training Chaos, ada sistem yang menyatakan lu harus klik ini dulu, lalu klik anu. Nah, ketika kami jreng mulai nih masuk ke sistem, ternyata sistem yang kami pelajarin barusaaaan aja ganti dan ga kepake.
Selama tiga hari kami belajar “sekilas” soal Automattic dan bagaimana sistem serta pekerjaan Tech Support para Happiness Engineer sebenernya. Semua hal dibahas; dari yang teknikal banget (memahami domain dan sebagainya) sampe yang sangat “manusia” (live chat). Di Training Chaos juga kami dikasih pemahaman mengenai Automattic Creed.
I will never stop learning. I won’t just work on things that are assigned to me. I know there’s no such thing as a status quo. I will build our business sustainably through passionate and loyal customers. I will never pass up an opportunity to help out a colleague, and I’ll remember the days before I knew everything. I am more motivated by impact than money, and I know that Open Source is one of the most powerful ideas of our generation. I will communicate as much as possible, because it’s the oxygen of a distributed company. I am in a marathon, not a sprint, and no matter how far away the goal is, the only way to get there is by putting one foot in front of another every day. Given time, there is no problem that’s insurmountable.
Kredo pertama: I will never stop learning; itu luar biasa penting di dalam Automattic. Kenapa? Karena budaya perusahaan yang cepet banget berubah. Beneran lho; konsep minggu lalu bisa banget berubah di konsep minggu ini. Sistem yang udah ada bisa banget ganti dalam hitungan hari. Gw trial ini 5 minggu; dan dalam 5 minggu itu udah ada upgrade WordPress 5.0, Gutenberg/New Block editor, dan Early Renewal Campaign. Itu baru yang dilihat publik/user-facing? Bagian dapur? HEBOH. Tau rame-rame Tumblr yang mengimplementasikan Terms of Service (ToS) yang baru di tanggal 17 Desember 2018? Jadi intinya semua konten pornografi akan ditandai — dan saat itu (November 2018), berita yang tersebar di para pengguna Tumblr adalah: konten berbau pornografi akan di-ban dan dihapus (sampe akhirnya pihak Tumblr Staff mengklarifikasi dan memberitahukan bahwa konten pornografi hanya akan disembunyikan/hidden dan hanya bisa dilihat oleh si pemilik Tumblr blog itu sendiri.) ITU RAME BANGET. Mendadak ada influks migrasi Tumblr ke WordPress sampe server penuh. Tim Happiness Engineer yang megang WordPress Forum sampe turun tangan semua untuk ngejawabin topik di forum — dan beberapa temen gw sesama HE Trial ikut bantuin jawab.
“Mom, what’s this number?”
“Hm? Oh, tahun lahir dan tahun meninggal.”
“Huh?”
“This means the year when Sir Isaac Newton was born. See, 1643. So he was born in 1643. This is the year when he died, when he passed away. 1727. He passed away in 1727. Loooong long long long time ago.”
“… … Sir Isaac Newton, has passed away?”
“Yeah. 1727.”
Dan ketika gw ngeliat mukanya Wira, gw baru tersadar kalo anak itu kaget betul Sir Isaac Newton sudah meninggal.
“HOW COME HE PASSED AWAY ALREADY?”
“LAH MENEKETEHE. EMANG UDAH TUA.”
Nonton video di atas, soalnya nongol di ‘Recommended’. Sedikit geli, dan senang, karena gw memang punya karya yang ditampilkan di videonya itu.

Gw dikasih sama temen, pasangan suami istri, ketika mereka pindah kembali ke Australia dari Malaysia. Si suami, Mark, komentar kalo dia nggak pernah punya kesempatan untuk memajang lukisan ukiyo-e itu. “I believe you will take care of the painting better than I did.”
Jadi orang tua itu ya, kadang mau dibilang “ilmu”nya udah banyak juga tetep aja kelewat satu-dua hal. “Orang tua musti lembut,” “hukuman itu nggak efektif. Gunakan positive reinforcement dan negative reinforcement.” Semacam itu lah.

Rey ini mulai memasuki usia dua tahun, dan seperti banyak tulisan mengenai perkembangan anak, ada yang namanya “Terrible Two” — yang sering diperhalus menjadi “Terrific Two”, karena anggapan “terrible” itu negatif dan nggak membuat keadaan menjadi lebih baik.
Gw memang berkesan membanding-bandingkan anak-anak lagi dan lagi dan lagi, tapi gw rasa ini perlu. Terutamanya untuk yang merasa kalo, “ah, kakak dan adik nggak akan berbeda jauh kok.” Wira ketika memasuki usia dua tahun adalah anak laki-laki paling manis yang pernah lu liat — dan jujur, itu karena gw amat sangat keras ke dia. Mungkin gw masuk ke klub Tiger Mom, dan itu sebab kenapa gw tau alasan Wira menjadi anak yang super manis, super penurut, dan nggak banyak tingkah.
Rey sangat berbeda dibanding abangnya. Gw mungkin bisa dibilang agak mendingan, nggak segalak dulu lagi, walaupun gw tetep galak. Tapi Rey ini memang ya… Rey.
Rey ini bocah yang ketika ditegur akan cemberut dan tetap melakukan kegiatan yang bikin dia ditegur. Nggak seperti Wira, Rey ini macam badak segala macam diterjang dan dikunyah. Kemarin gw hampir gelut sama dia karena gw musti menarik secara paksa kulit buah semangka dari tangannya Rey sebelum dia kunyah habis itu kulit semangka. Barusan pagi ini Ari bingung kenapa di mulut Rey ada lapisan putih mengelupas, dan baru ketahuan gw ketika gw pulang selepas mengantar Wira sekolah kalau Rey ternyata menggunakan lem batangan sebagai lipbalm.
Gw bisa sedikit membayangkan anak-anak ini gedenya nanti kaya gimana. “ADEK YANG MULAI! POKOKNYA ADEK YANG MULAI DULUAN! AKU UDAH BILANGIN LHO!”
Kemarin, Rey rewel hebat. Anak ini emang suka pake ancaman menangis kalo keinginannya dia ga diturutin (“keinginannya Rey” itu maksudnya “minta makanan untuk kesejuta kali”) tapi baru kali ini dia bener-bener… Serius. Serius nangisnya.
Gw sama Ari udah puyeng. Dari dimanis-manisin sampe ditegur keras (kalo ga mau dibilang “dibentak”). Gw bahkan sampe semi-menghukum Rey untuk duduk di kasur lipat di pojokan kamar. Gw tau, itu bukan tindakan efektif. Anak ini juga masih sangat muda; gw yakin dia bahkan nggak tau apa kesalahan dia. Yang dia tau adalah, dia frustrasi karena sebuah hal dan entah kenapa orang tuanya malah marah karena dia frustrasi.
Kami berdua, gw dan Ari, baru tersadar ketika sore hari.
Anak ini bosan. Kemarin kami libur Deepavali (Malaysia merayakan Deepavali tahun ini pada tanggal 6 November kemarin) dan kami memutuskan untuk seharian di rumah. Rey, dari senang-senang saja bermain Lego, menonton Wira bermain PlayStation, menonton acara TV di Disney Junior, ngemil makanan, sampe akhirnya bosan luar biasa di rumah. Gelisah dan frustrasi karena bosan, akhirnya dia memutuskan untuk merengek dan mencari perhatian kedua orang tuanya.
Itu hal yang gw rasa menjadi tantangan ketika anak memasuki usia dua tahun. Banyak yang bilang kalau usia dua tahun itu entah kenapa anak sering sekali marah/tantrum
Anak kedua, tapi untuk pengalaman, semuanya serba berbeda dan serba pertama kali, hahaha.
Saw this site mentioned the other day on Slack: neocities.org.
Scroll down and you will see “Featured Sites”. Never knew it brings back early 2000s, and it makes me so, so happy.

Nindya. Kapkap. she/her. Indonesian in Malaysia. Millennial. Lo-fi. Animal Crossing: New Horizons. Murder mystery genre.
Part of blogroll.org