Dan saya kelupaan menulis untuk kemarin. Untuk hari ini saja saya gabung ya — ini kebiasaan buruk, saya tahu. 

Jadi kemarin saya dan Wira sama-sama sakit. Hanya selesma ringan (batuk pilek) tapi Wira terpaksa ijin sekolah karena dia sempat demam. Saya sendiri sakit tenggorokan — yang saya curigai gejala awal selesma.

Beberapa hari sebelumnya, saya sempat membaca tulisan teman saya ketika dia sedang demam. Dia memberikan tips home remedy berupa bawang merah diiris-iris lalu diletakkan begitu saja di kamar tidurnya. 

Karena saya sedang berpuasa dan tidak bisa mengkonsumsi obat, saya memutuskan untuk mencoba tips teman saya itu. Jadi saya mengambil tiga siung bawang merah, saya iris-iris, letakkan di dalam mangkuk, lalu mangkuk itu saya letakkan di ruang TV.

Bau bawang merah memang langsung menyebar, tapi lama-lama terasa juga tenggorokan saya mulai berkurang sakitnya. Saat Wira tidur siang, saya letakkan mangkuk berisi bawang merah tersebut di dekat tempat tidur. Alhasil, anaknya tidur siang luar biasa nyenyak dan lelap. Dan yang saya syukuri, pileknya berkurang jauh. Padahal biasanya kalau batuk pilek itu memakan waktu minimal seminggu, kemarin hanya butuh waktu sehari untuk sembuh. Nafsu makan Wira juga terjaga — saya rasa karena bau bawang merah memang menambah nafsu makan, hahaha.

Untuk teman-teman pembaca yang saat ini kondisi badan sedang kurang sehat karena cuaca yang berubah-ubah, mungkin bisa dicoba ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: