Melukis Pagi


Tau kan, saat-saat ketika lagi sarapan. Kok ya damai sekali rasanya. Bisa makan roti, minum kopi. Tenang sekali rasanya. Nggak ada suara sekali rasany–

Lalu panik. Nggak ada suara. NGGAK ADA SUARA.

Hidup bersama balita, “nggak ada suara” itu artinya “Siaga Satu. Siap Sedia Kotak P3K, lakban, alat pemadam api ringan, obat-obatan, dan senter.”

Setengah panik dan hampir kesedak kopi, gw langsung noleh ke arah ruang TV. Kuas gambar gw terlihat berayun-ayun dipegang Rey.

Gw lari ke meja TV.

Air minum Rey sudah ambyar di atas meja. Tangan mungilnya mencelupkan kuas ke dalam gelasnya, lalu dengan cekatan menggoreskan air ke atas meja.

Rey menoleh, lalu tertawa. Bangga luar biasa. Lihat nih, aku melukis. Lihat nih, aku pintar.

%d bloggers like this: